Friday, February 18, 2011

NERAKA.......



Wahai manusia yang derhaka dan senantiasa bergelumang dengan maksiat dan dosa, tidakkah kedahsyatan jahannam menggetarkan hati kamu? Allah menyediakan bagi hamba-hamba-Nya yang ingkar lagi sombong. Ingatlah tatkala jahannam ditarik dengan 70,000 tali kekang dan setiap tali ditarik oleh 70,000 malaikat, saat itu orang-orang kafir berada dalam kehinaan, mereka berharap seandainya dapat menebus semua itu dengan emas sebesar dunia.

Sungguh besar kehinaan dan kecelakaan para penghuninya. Sungai neraka adalah dari darah dan nanah busuk yang menggelegak, minumannya adalah air yang mendidih, naungannya adalah awan hitam yang panas, anginnya adalah samum yang membawa hawa panas, makanannya adalah zaqqum yang jika jatuh ke bumi hanya setitis, nescaya hancurlah dunia dan isinya, bahan bakarnya adalah manusia dan batu api, panasnya membakar kulit hingga ke ulu hati, pakaiannya adalah baju yang membakar, kedalamannya sejauh batu yang diluncurkan selama 70 tahun. Suara neraka akan meraung geram kepada penghuninya. Mereka akan dibelenggu dengan rantai besi membara dan dipukul dengan palu godam, yang jika mengenai sebuah gunung nescaya gunung tesebut akan menjadi abu, wajah-wajah mereka diseret di atas bara api sedang tangan mereka terikat. Duhai . kecelakaan apalagi yang pedih besar dari itu semua. Ya Allah, sesungguhnya kami berlindung kepada-Mu dari siksa Jahannam.

LOKASI NERAKA

Jika syurga terletak di langit ke tujuh, maka sebahagian salaf berkata neraka terletak di dasar bumi yang ke tujuh (begitu pendapat Ibnu Mas’ud dan lainnya). Namun para jumhur tawaqquf (berdiam diri) dalam masalah ini, dan inilah pendapat yang dipilih oleh As-Suyuthi dan Waliyullah Ad-Dahlawi.

PEMANDANGAN LAIN DI JAHANNAM

Di Jahannam terdapat sebuah gunung api Shu’uda yang Allah memerintahkan orang kafir (Al-Walid bin Mughirah) untuk mendakinya. (Rujuk surah Muddatstsir: 17). Menurut riwayat Imam Ahmad, setiap kali dia meletakkan tangannya di atas gunung tersebut, maka tangannya langsung meleleh. Dan ketika diangkat kembali seperti semula. Dia akan menghabiskan waktu selama 70 tahun untuk mendakinya, dan menuruninya selama 70 tahun juga.

Di Jahannam juga terdapat lembah Al-Ghayy, yaitu lembah di dasar Jahannam yang dialiri nanah bercampur darah dari para penghuni neraka. Lembah ini disediakan Allah kepada mereka yang meremehkan shalat dan mengikuti syahwatnya. (Rujuk Surah Maryam: 59).

Juga lembah Atsam yang berisi ular dan kala jengking, azab di dalamnya berlipat-lipat. Lembah ini diperuntukkan bagi mereka yang berbuat syirik, berzina dan membunuh jiwa tanpa hak. (Rujuk Surah Al-Furqan: 68).

Ada juga lembah Maubiqa yang berisi nanah di dalam neraka Jahannam. Allah menyiapkannya untuk para penyembah berhala. (Rujuk Surah Al-Kahfi: 51-52).

Ada juga sebuah rumah bernama Al-Falaq, Ibnu Rajab mengatakan jika pintunya dibuka, maka seluruh penduduk neraka akan menjerit karena tidak mampu menahan panasnya. Wallahu a’lam.

Di Jahannam juga terdapat penjara Bulas dimana orang-orang yang menyombongkan diri akan digiring seperti semut-semut kecil berbentuk manusia, mereka diselimuti dengan kobaran api dan terbenam dalam keringat dan nanah yang bercampur darah penduduk neraka. (HR. Ahmad, hasan).

Belenggu Jahannam. Di dalam Jahannam ada tiga belenggu; Al-Aghlal, yaitu belenggu dari besi membara yang dipasang dileher penduduk neraka. (Surah Saba: 33), Al-Ashfad, iaitu tali api yang sangat kuat sehingga membuat seseorang tak berdaya. (Surah Ibrahim: 49) dan As-Salasil, iaitu rantai besi yang panjangnya 70 hasta. (Surah Al-Haqqah: 32). Cambuk Jahannam. Allah berfirman: “Dan untuk mereka cambuk-cambuk dari besi.” (Surah Al-Hajj: 21).

PARA PENJAGA NERAKA

Allah menggambarkan tentang karaktor malaikat penjaga neraka, mereka adalah makhluk yang sangat keras dan kasar. Allah berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu; penjaganya malaikat-malaikat yang kasar, yang keras, yang tidak menderhakai Allah terhadap apa yang diperintahkan-Nya kepada mereka dan selalu mengerjakan apa yang diperintahkan.” (Surah At-Tahrim: 6).

MAKANAN DAN MINUMAN DI NERAKA

Pohon Zaqqum, mayangnya seperti kepala syaitan, tumbuh di bawah dasar neraka Jahim, setiap yang memakannya, maka ususnya akan terburai. (Surah Ash-Shaffat: 62-68).

Pohon Dhari, iaitu pohon duri yang sangat keras, tidak dapat menggemukkan dan tidak menghilangkan lapar, kerana ia menyumbat tenggorok, tidak keluar dan tidak juga masuk ke dalam perut, demikian menurut Ibnu Abbas. (Surah Al-Ghasiyah: 6).

Ghislin, iaitu nanah bercampur darah yang keluar dari tubuh penduduk neraka. (Surah Al-Haqqah: 35-37).

Al-Hamim, iaitu air yang sangat panas yang bersama dengan besi panas yang ujungnya dibengkokkan. (Surah An-Naba’: 24-25).

Al-Ghassaq, air yang sangat dingin. Menurut Ibnu Umar ia adalah nanah kental yang jika setitisnya ditumpahkan di barat bumi, niscaya penduduk timur akan mencium baunya yang sangat busuk.

Ash-Shadid, (Surah Ibrahim: 16), iaitu air nanah bercampur darah. Ibnu Rajab berkata, air shadid akan membuat wajah mereka hangus, sekaligus membuat seluruh kulit kepala dan rambutnya mengelupas.

PINTU-PINTU NERAKA

Jahannam memiliki 7 pintu yang tiap-tiap pintunya telah ditetapkan golongan yang akan memasukinya. Allah berfirman:

“Dan sesungguhnya Jahannam itu benar-benar tempat yang telah diancamkan kepada mereka (pengikut-pengikut syaitan) semuanya. Jahannam itu mempunyai tujuh pintu. Tiap-tiap pintu (telah ditetapkan) untuk golongan yang tertentu dari mereka.” (Surah Al-Hijr: 43-44).

Ibnu Juraij berkata tentang ayat tersebut:
“Yang pertama adalah Jahannam, kemudian neraka Ladza, neraka Huthamah, neraka Sa’ir, neraka Saqar, Jahim dan Hawiyah”.

Pintu-pintu neraka tertutup rapat, sebagaimana firman Allah:

“Sesungguhnya api itu ditutup rapat atas mereka.” (Surah Al-Humazah)
“Mereka berada di dalam neraka yang ditutup rapat.” (Surah Al-Balad: 20).

Ibnu Rajab berkata:

“Pintu-pintu neraka akan selalu tertutup sebelum dimasuki oleh penghuninya nanti pada hari kiamat. Hal ini sebagaimana yang disebutkan dalam Al-Qur’an:

“Orang-orang kafir dibawa ke neraka Jahannam berombong-rombongan. Sehingga apabila mereka sampai ke neraka itu dibukakanlah pintu-pintunya.” (Surah Az-Zumar: 71).

GAUNG KEGERAMAN SUARA NERAKA

Orang-orang kafir dapat mendengar raungan suara neraka yang penuh dengan kegeraman dari jarak yang jauh. Allah berfirman:

“Apabila neraka itu melihat mereka dari tempat yang jauh, mereka mendengar kegeramannya dan suara nyalanya.” (Surah Al-Furqan: 11).

Juga firman-Nya:

“Apabila mereka dilemparkan ke dalamnya mereka mendengar suara neraka yang mengerikan, sedang neraka itu menggelegak, hampir-hampir (neraka) itu terpecah lantaran marah.” (Surah Al-Mulk: 7).

Ka’ab pernah berkata kepada Umar Al-Khathab:
“Demi Allah, Neraka Jahannam akan mengeluarkan gaung suaranya. Tidak ada satu malaikat yang dekat kepada Allah atau makhluk yang lain kecuali akan terjatuh di atas kedua lututnya sambil berkata: “Ya Allah, pada hari ini hendaklah manusia mengurus dirinya sendiri-sendiri.”

KADAR HAWA DAN PANAS NERAKA

Rasulullah saw. bersabda:
“Api kalian yang ada sekarang ini yang digunakan bani Adam untuk membakar hanyalah 1/70 dari api neraka jahannam. (HR. Bukhari dan Muslim).

Ibnu Rajab menukil pendapat Ka’ab kepada Umar Al-Khathab:
“Seandainya neraka Jahannam dibuka seukuran hidung lembu di bumi sebelah timur, dan ada seseorang di belahan bumi bahagian barat, pasti otaknya akan meleleh kerana tidak mampu menahan panasnya”.

Di antara penyebab hawa dan panas neraka sedemikian memuncak adalah tidak berfungsinya 3 unsur pendingin dari panas bagi manusia, iaitu air, angin dan naungan untuk berteduh. Air di jahannam adalah hamim (air panas yang menggelegak), anginnya adalah samum (angin yang amat panas), sedang naungannya adalah yahmum (naungan berupa potongan-potongan asap hitam yang juga panas). (Rujuk Surah Al-Waqi’ah: 41-44).

PERMOHONAN PENDUDUK NERAKA KEPADA PENDUDUK SYURGA

Para penduduk neraka merasa iri dengan apa yang Allah berikan kepada penduduk syurga berupa makanan dan minuman yang sangat nikmat, mereka merengek sekiranya di antara penduduk syurga ada yang mau memberikan sedikit saja kepada mereka. Di antara penduduk syurga ada yang merasa kasihan, hingga hampir-hampir memberikannya. Namun Allah mengharamkan makanan dan minuman itu bagi penduduk neraka. (Rujuk surah Al-A’raf: 44-50).

BAHAN BAKAR NERAKA

Allah berfirman:
“Hai orang-orang yang beriman, peliharalah dirimu dan keluargamu dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu;” (Surah At-Tahrim: 6).

Sebahagian mufassir mengatakan bahawa batu tersebut adalah batu korek atau belerang, ada yang mengatakan batu berhala yang dahulu disembah orang musyrik, mereka menjadi bahan bakar neraka sebagai penghinaan atas sembahan mereka, begitu pula para penyembahnya. (Rujuk Surah Al-Anbiya’: 98-99).

KEADAAN PENGHUNI NERAKA

Wajah mereka cacat dan terbakar. (QS. Al-Mukminun: 104).
Setiap kulit mereka matang karena terbakar, maka Allah akan mengganti kulit yang baru, begitulah seterusnya. (QS. An-Nisa’: 56).
Wajah yang hangus menghitam, karena kepala mereka akan disematkan mahkota api.
Penduduk neraka akan mengeluarkan bau yang sangat busuk dari tubuh mereka.

PAKAIAN DI NERAKA

Pakaian dari Qathiran yang diperbuat dari tembaga yang dilebur. (QS. Ibrahim: 49-50).
Tikar dan selimut api (Mihad dan Ghawasy). (QS. Al-A’raf: 41).

SUMUR DAN JURANG NERAKA

Kedalamannya sebagaimana yang digambarkan Rasulullah saw. dalam riwayat Muslim dari Abu Hurairah:
“Pada suatu hari kami bersama Nabi saw. Lantas kami mendengar suara benda jatuh, kemudian Rasulullah saw. bersabda: “Tahukah kalian, suara apakah itu?” Kami menjawab: “Allah dan Rasul-Nya lebih mengetahui.” Nabi saw. bersabda: “Itu adalah suara batu yang dikirim dari neraka jahannam sejak 70 tahun yang lalu. Dan sekarang baru sampai ke dasar neraka.”

LUAS JAHANNAM

Untuk mengetahui luas dan besarnya jahannam, dapat dibayangkan seandainya jahannam itu memiliki 70,000 tali kekang dan setiap tali kekang dipegang oleh 70,000 malaikat (Shahihul Jami’ 7.878). Juga dengan mengetahui besarnya tubuh para penghuninya, yang gerahamnya sebesar gunug Uhud, jarak antara kedua pundaknya sama dengan perjalanan 3 hari, tempat duduknya sejauh Makkah dan Madinah, bahkan seandainya seorang penduduk neraka menangis, maka air matanya yang menitis dapat menjadikan sebuah perahu berlayar di atasnya.

BERBAGAI BENTUK SEKSAAN BAGI PENDUDUK NERAKA

Seringan-ringan siksa adalah seseorang yang memakai terompah dari bara api, sehingga menyebabkan otaknya mendidih. (HR. Bukhari dan Muslim).
Kepala mereka akan disiram dengan air panas sehingga melelehkan otak mereka, begitu pula isi perut dan kulit mereka. (QS. Al-Hajj: 19-21).
Wajah mereka akan diseret di atas bara api, juga dibolak-balik seperti daging bakar. (QS. Al-Ahzab: 66).
Wajahnya akan dihitamkan seperti tertutup kepingan malam yang gelap gelita. (QS. Yunus: 27).
Dikelilingi api dari setiap penjuru. (QS. Al-Ankabut: 55 dan Az-Zumar: 16).
Api membakar hati penduduk neraka, sehingga dari hati mereka keluar api.
Isi perut manusia akan terburai (menimpa kepada Amru bin Luhay, orang yang pertama kali merubah ajaran tauhid nabi Ibrahim menjadi penyembahan terhadap berhala).
Terjun dari atas neraka, iaitu bagi mereka yang bunuh diri dengan menjatuhkan dirinya dari tempat yang tinggi.
Tidak pernah mati selamanya. (QS. Ibrahim: 17).
Siksaannya tidak pernah berhenti. (QS. Al-Mukmin: 49-50).

ULAR DAN KALAJENGKING JAHANNAM

Dalam menjelaskan firman Allah:
“Kami tambahkan kepada mereka seksaan di atas seksaan disebabkan mereka selalu berbuat kerosakan.” (QS. An-Nahl: 88).

Ibnu Mas’ud berkata:
“Iaitu kalajengking yang taringnya seperti pohon kurma yang panjang.”
Imam As-Sudi mengatakan bahwa ia adalah ular-ular di dalam neraka. Riwayat tentang ular dan kalajengking di neraka tidak ada yang marfu’ sampai ke Nabi saw, kebanyakan mauquf pada sahabat dan sebagian israiliyat. Wallahu a’lam.

JERITAN, RINTIHAN DAN LOLONGAN PENDUDUK NERAKA

Di antara kengerian neraka; penduduknya merintih dan menjerit serta melolong seperti keldai yang meringkek keras, yang demikian itu kerana pedihnya seksa yang dirasakan. (Lihat QS. Al-Anbiya’: 100, Hud: 106 dan Fathir: 37). Penduduk neraka akan menangis sampai air mata mereka habis, sehingga yang keluar dari matanya adalah darah, ya darah, bukan air lagi!
Mereka merintih dan memohon agar dapat dikeluarkan dari seksa neraka, mereka berjanji akan beramal soleh jika dikembalikan ke dunia. Namun harapan mereka adalah harapan kosong dan doa mereka adalah doa yang sia-sia. Malaikat berkata: “Sesungguhnya kalian akan tetap berada di neraka ini.” (QS. Az-Zukhruf: 77).

SIAPAKAH PENDUDUK NERAKA?

Dari Al-Qur’an dan Sunnah yang sahih disimpulkan bahawa penduduk neraka adalah orang yang musyrik, kafir, munafik, orang-orang sombong, orang-orang yang tidak mengingkari Thaghut (sembahan yang disembah selain Allah) dan pemimpin zalim, para pezina dan homoseks, peminum arak (minuman keras), pemakan riba (seperti bunga Bank), hasil judi, pemakan harta anak yatim tanpa alasan yang benar, pembunuh orang mukmin tanpa hak, pelaku bunuh diri, orang yang tidak mau berjihad dan tidak mau membantu kaum muslimin yang tertindas dan diperangi, orang yang meninggalkan solat, zakat, dan puasa, para dayyuts (orang yang membiarkan perbuatan maksiat terjadi di hadapannya) dan orang yang durhaka kepada kedua orang tuanya, dll. Wallahu a’lam.

Semoga kita tidak menjadi sebahagian dari Penduduk Neraka! Amiin Ya Allah. Ya Robbal 'alamin.....!

1 comment:

  1. wahai tuhan ku tak layak ke syurga mu
    namun tak pula aku sanggup ke neraka mu..

    ReplyDelete