Thursday, January 27, 2011

TAUBAT

PERDENGARKANLAH ISTIGHFAR MUNAJAT TAUBAT




Taubat adalah kembali kepada Allah setelah melakukan dosa. Taubat merupakan rahmat Allah yang diberikan kepada hamba-Nya agar kita kembali kepada-Nya.

Agama Islam tidak memandang manusia bagaikan malaikat tanpa kesalahan dan dosa. Islam juga tidak membiarkan manusia berputus asa dari pengampunan Allah, betapa pun dosa yang telah diperbuat manusia. Bahkan Nabi Muhammad telah membenarkan hal ini dalam sebuah sabdanya yang berbunyi: "Setiap anak Adam pernah berbuat kesalahan/dosa dan sebaik-baik orang yang berbuat dosa adalah mereka yang bertaubat (dari kesalahan tersebut)."

Di antara kita pernah berbuat kesalahan terhadap diri sendiri, terhadap keluarga bahkan terhadap Allah. Dengan segala rahmatnya, Allah memberikan jalan kembali kepada ketaatan, pengampunan dan rahmat-Nya dengan sifat-sifat-Nya yang Maha Penyayang dan Maha Penerima Taubat. Seperti diterangkan dalam surat Al Baqarah: 160 "Dan Akulah yang Maha Penerima Taubat lagi Maha Penyayang."

Taubat dari segala kesalahan tidaklah membuat seseorang terhina di hadapan Tuhannya. Tetapi akan menambah kecintaan seorang hamba dengan Tuhannya kerana sesungguhnya Allah sangat mencintai orang-orang yang bertaubat dan menyucikan diri. Sebagaimana firmanya dalam surat Al-Baqarah: 222, "Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang taubat dan menyukai orang-orang yang mensucikan diri."

Taubat dalam Islam tidak mengenal perantara, bahkan pintunya selalu terbuka luas tanpa penghalang dan batas. Allah selalu menbentangkan tangan-Nya bagi hamba-hamba-Nya yang ingin kembali kepada-Nya. Seperti terungkap dalam hadis riwayat Imam Muslim dari Abu musa Al-Asy`ari: "Sesungguhnya Allah membentangkan tangan-Nya di siang hari untuk menerima taubat orang yang berbuat kesalahan pada malam hari sampai matahari terbit dari barat."



Amat rugilah orang-orang yang berputus asa dari rahmat Allah dan membiarkan dirinya terus-menerus melakukan dosa. Padahal, pintu taubat sentiasa terbuka dan sesungguhnya Allah akan mengampunkan semua dosa-dosa kerana sesungguhnya Dialah yang Maha Pengampun lagi Maha penyayang.

Firman Allah dalam surat Al-Imran ayat: 133, "Bersegeralah kepada pengampunan dari tuhanmu dan kepada syurga yang luasnya seluas langit dan bumi yang disediakan untuk orang-orang yang bertakwa, yakni orang-orang yang menafkahkan hartanya baik di waktu lapang mahupun sempit dan orang-orang yang menahan amarahnya dan memaafkan kesalahan orang dan Allah menyukai orang-orang yang berbuat kebajikan. Dan juga orang-orang yang apabila mengerjakan perbuatan keji atau menganiaya diri sendiri, mereka ingat akan Allah, lalu memohon pengampunan terhadap dosa-dosa mereka dan siapa lagi yang dapat mengampuni dosa selain daripada Allah? Dan mereka tidak meneruskan perbuatan kejinya itu, sedang mereka mengetahui."

Taubat yang paling tinggi di hadapan Allah adalah "Taubat Nasuha", iaitu taubat yang paling murni. Sebagaimana dijelaskan dalam surah At-Tahrim: 66, "Hai orang-orang yang beriman, bertaubatlah kepada Allah dengan taubat yang semurni-murninya, mudah-mudahan Tuhan akan menghapuskan kesalahan-kesalahanmu dan memasukkan kamu ke dalam syurga yang mengalir di bawahnya sungai-sungai, pada hari ketika Allah tidak menghinakan Nabi dan orang-orang yang beriman bersamanya, sedang cahaya mereka memancar di depan dan di sebelah kanan mereka, sambil mereka mengatakan 'Ya Tuhan kami, sempurnakanlah bagi kami cahaya kami dan ampunilah kami, sesungguhnya Engkau Maha Kuasa atas segala sesuatu'".

Taubat Nasuha adalah bertaubat dari dosa yang diperbuatnya saat ini dan menyesal atas dosa-dosa yang dilakukannya di masa lalu dan berjanji untuk tidak melakukannya lagi di masa akan datang. Apabila dosa atau kesalahan tersebut terhadap sesama manusia, maka caranya adalah dengan meminta maaf kepadanya. Rasulullah pernah ditanya oleh seorang sahabat, "Apakah penyesalan itu taubat?", "Ya", kata Rasulullah (H.R. Ibnu Majah). Amr bin Ala pernah mengatakan: "Taubat Nasuha adalah apabila kamu membenci perbuatan dosa sebagaimana kamu pernah mencintainya".




1 comment:

  1. Sesungguhnya Allah Maha Pengampun... Berdoa Dan Mohon Taubat KepadaNYA..
    Moga2 Mendapat Keredhaan Di Dunia Dan Di Akhirat... Amin

    ReplyDelete